Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Remaja Asal Aceh Besar ini Hafal 30 Juz Alquran di Usia 15 Tahun



Chairuman, Jago Matematika dan Idolakan Imam Masjidil Haram

 “Sebagaimana anak lain seusianya, Chairuman pun memiliki tokoh idola. Namun yang membanggakan, tokoh idolanya adalah Syiakh Abdurrahman Asy-Sudais, Imam Mesjidil Haram yang seorang ulama dan Hafiz. Berbeda dengan anak-anak lain seusianya yang banyak mengidolakan pemain sepak bola, Chairuman justru tidak suka bola karena menurutnya itu banyak membuang waktu dan sia-sia.
--------------------------------------
SIANG Rabu 23 Oktober 2013, kami mengunjungi SMA Plus Al-Atihyah di Beurawe menemui Chairuman, salah satu siswa sekolah itu yang sudah hafiz 30 Juz Alquran dan pernah menjadi juara olimpiade Matematika. 

Mampu menghafal 30 Juz Alquran saat usia 15 tahun tentulah sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Apalagi, ternyata Chairuman juga unggul dalam pelajaran matematika, pelajaran yang banyak dikeluhkan para pelajar karena bahasanya yang tak jarang sangat ruwet.

Setelah meminta izin dari pihak sekolah, kami diizinkan mewawancarainya sekira 20 menit. Chairuman (15) lahir di Seulimun, Aceh Besar pada 12 Mei 1998. Chairuman menjelaskan, ia adalah anak dari pasangan Muhammad Tahir yang merupakan seorang petani, dan Ibu Husniah seorang ibu rumah tangga. Chairuman anak terakhir dari 6 bersaudara yang saat ini mereka keluarganya tinggal di Desa Alur Manis Kec. Rantau Kab. Aceh Tamiang. 
Chairuman(15 Tahun), Siswa SMA Plus Al-Athiyah 


Dapat beasiswa Baitul Mal
Sebelumnya masuk ke SMA Plus Al-Athiyah di Beurawe, Chairuman belajar di SMP Plus Al-Athiyah. Menurut cerita Chairuman, selama tiga tahun ia mampu menghafal 30 Juz Alquran. Tahun pertama ia mampu menghafal 4 juz. Masuk tahun kedua,  ia hafal 11 juz, dan di tahun ketiga ia menyelesaikan hafalannya 15 juz lagi sehingga 30 juz Alquran tuntas ia hafal selama di SMP Al-Athiyah. Karena prestasinya itu, Chairuman juga mendapatkan lagi beasiswa dari Baitul Mal Aceh untuk sekolah di SMA Plus Al-Athiyah. 

Setiap hari ia menghafal 3 halaman Alquran paling banyak, paling sedikit 1 halaman. Ia menghafal Alquran karena seringkali mendengar taujih dan motifasi dari Ustaz Muhammad Nasrun yang berasal dari Lampung. 

Di  antara nasehat yang sering ia dengar adalah,  bahwa seorang anak yang menghafal Alquran maka ia akan bisa memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya. Atas dasar tersebut ia ingin menghafal Alquran juga sekaligus sebagai pengabdian bagi orang tuanya. Selain itu, ia yakin, berdasarkan nasihat dari gurunya, seorang yang menghafal Alquran maka ia akan bisa menarik 10 orang anggota keluarganya masuk syurga.

Kiat Chairuman menghafal Alquran
Lalu bagaimana kiat dan rahasia menghafal Alquran selama tiga tahun? Chairuman mengatakan, kiatnya dan rahasianya adalah dengan fokus, tidak banyak main. Cara ia menjaga hafalannya sekarang adalah dengan muraja’ah (mengulang-ulang) dan setoran maksimal 2,5 lembar setiap hari. Tapi kalau muraja’ah sendiri, ia biasa muraja’ah sebanyak 2 juz setiap harinya.

Jago Matematika
Chairuman punya cita-cita prestisius, ia ingin menjadi dosen Matematika karena suka pelajaran matematika karena dianggap sebagai mata pelajaran yang paling menantang. Cita-cita ini menjadi sangat realistis bagi Chairuman, sebab, saat UN SMP, ia memperoleh nilai 9,5, nilai yang spektakuler tentunya.

Chairuman mengaku, sebenarnya pada awalnya ia tidak berniat untuk hafal Alquran. Awalnya, ia mendaftar sekolah dengan mengisi formulir yang disebarkan di kantor Camat oleh orang Biatul Maal di sana. Setelah diseleksi, akhirnya dia lulus dan mendapat beasiswa sekolah di SMP Plus Al-Athiyah. 

Semua kebutuhan sekolah Chairuman ditanggung Baitul Mal Aceh, dan ia diberi beasiswa Rp 200 ribu/bulan untuk jajan. Setelah lulus dan mengikuti program hafal Alquran, ia pun menunjukkan kesungguhan dan keseriusan. Di bawah bimbingan Guru Tahfiznya, Ustaz Muhammad Nasrun, tamat SMP ia telah mampu menuntaskan  target menghafal hafiz 30 juz Alquran.

Tokoh idola Chairuman
Sebagaimana anak lain seusianya, Chairuman pun memiliki tokoh idola. Namun yang membanggakan, tokoh idolanya adalah Syaikh Abdurrahman Asy-Sudais, Imam Masjidil Haram yang seorang ulama dan Hafiz. Berbeda dengan anak-anak lain seusianya yang banyak mengidolakan pemain sepak bola, Chairuman justru tidak suka bola karena menurutnya itu banyak membuang waktu sia-sia. 

Meski demikian, Chairuman menuturkan, ia juga suka berolah raga dan main-main pada hari minggu, jogging, tenis, basket dan sebagainya, yang lebih penting kita tidak boleh banyak bercanda, bercanda paling aat suntuk saja, katanya Chairuman lagi.

Chairuman merasa sedih melihat banyak remaja Aceh sekarang yang banyak hura-hura,terjerumus dalam pergaulan bebas, ia sangat menyesalinya kondisi seperti itu. Oleh karena itu, Ia berpesan kepada remaja Aceh, sebagai generasi muda mari mengangkat derajat kaum muslimin dengan menghafal Alquran, menjalankan syari’at agama, jangan meniru kaum Barat yang ingin menghapus iman di dada kaum muslimin, pesannya di akhir wawancara.  (TZ)


Prestasi Chairuman:
1.      Hafal Alquran 30 juz
2.      Juara 1 Olimpiade OSN (Olimpiade Sains Nasional) se Aceh Besar
3.      Juara 3 Olimpiade Mathvel (Matematika) di Unsyiah

Biodata
Nama              :  Chairuman
TTL                 :  Seulimun, Aceh Besar, 12 Mei 1998.
Ayah               :  Muhammad Tahir
Ibu     :  Husniah
Alamat            :  Desa Alur Manis Kec. Rantau Kab. Aceh Tamiang
Idolanya          : Syaikh Abdurrahman Asy-Sudais, Imam Masjidil Haram