Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ormas dan OKP Islam Aceh : Partai Islam Harus Bersatu Mengusung Capres Sendiri

Banda Aceh - Puluhan Ormas dan OKP Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam Aceh (FUI Aceh) mendesak Partai Islam bersatu mengusung capres sendiri dalam Pemilihan Presiden 9 Juli mendatang. Desakan ini adalah aspirasi umat Islam Aceh yang menajadi rekomendasi Rapat antar Ormas dan OKP Islam Aceh yang berlangsung di Banda Aceh Ahad (13/4) kemarin.

Dalam pernyataan sikapnya, Ormas dan OKP Islam Aceh berpandangan bahwa dengan bersatu dan mencalonkan Presiden sendiri, Umat Islam bisa bersatu memperjuangkan seluruh aspirasi umat Islam di Indonesia.

Ketua FUI Aceh Tgk Hasanudin Yusuf Adan mengatakan bahwa “Partai Islam telah meraih total lebih dari 30% suara, maka ini adalah kesempatan terbaik bagi umat Islam mengusung Capres sendiri dan memperjuangkan tegaknya syariah di Indonesia”.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri antara lain Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII Aceh),  KAMMI Aceh, PII Aceh, KB PII Aceh, Wahdah Islamiyah Aceh, Dewan Mesjid Indonesia (DMI Aceh), Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI Aceh), PDDA Aceh, IKatan Alumni Timur Tengah (IKAT), IMM Aceh, PW Al-Washliyah Aceh, Fatayat NU, PMII, PB RTA, Hidayatullah, HMI, IKADI, BEM Unsyiah, BKPRMI Aceh, FSLDK Aceh, IPSA, Lingkaran Aceh, LCA, AMPM Aceh, Harakah Mas’udiyah Islamiyah Aceh (PB HAMASAH), ISKADA, ‘Adnin Foundation Aceh.

Pertemuan tersebut melahirkan tiga point tuntutan, antara lain:
1. Mendesak seluruh partai Politik Islam untuk berkoalisi mengusung satu Presiden dan Wakil Presiden. Hal ini mempertimbangkan dengan bersatunya partai politik Islam ini akan tergabung lebih dari 30% suara seluruh partai politik islam.
2. Dengan berkoalisinya seluruh partai politik islam akan menjadi momentum dalam mempersatukan aspirasi ummat islam di seluruh Indonesia.
3. Jika pimpinan parpol tidak menindaki aspirasi ormas dan ummat islam ini, maka kepercayaan ummat kepada parpol islam akan luntur dan melukai seluruh masyarakat Indonesia.


Ketua KAMMI Wilayah Aceh Faisal Qasim menambahkan, “Pemimpin Islam harus menghilangkan perasaan inferior dan menunjukkan umat Islam punya visi dan kekuatan. Perasaan inferior tidak boleh dipelihara. Kita umat Islam harus berani menunjukkan visi dan kekuatan Islam. Umat telah bahu membahu memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, maka sekarang Pemimpin Islam harus berani menyatukan ummat untuk bahu membahu membangun Indonesia”.

“Dengan bersatunya Partai berbasis Islam dan mencalonkan presiden sendiri akan mempersatukan hati dan kekuatan umat Islam. Kita mesti optimis Capres dari Partai Islam bisa memenangkan Pilpres. Suara umat Islam lebih dari 85 % total pemilih. Jadi tidak ada alasan untuk Partai Islam tidak mencalonkan Capres sendiri.” tutup Faisal.
 
Sumber: netralonline