Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Delegasi Malaysia Berhasil Masuk Gaza

Tiga relawan kemanusiaan Malaysia dipimpin ketua misi, Datuk Seri Abdul Aziz Abdul Rahim berhasil memasuki Jalur Gaza melalui perbatasan Rafah hari Senin.

Meraka datang bersama Dubes Palestina di Malaysia, Anwar al Agha serta Dubes Malaysia di Mesir, tiba di Gaza, melalui perlintasan Rafah guna memimpin rombongan solidaritas Malaysia untuk Palestina.

Dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), delegasi membawa serta bantuan medis dan bantuan kemanusiaan, disambut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Palestina, Mufid al Hasainah.
Setiba di Gaza, delegasi segera melakukan kunjungan ke sejumlah kawasan yang hancur dan beberapa rumah sakit akibat agresi zionis ke Gaza.

Namun perjalanan Abdul Aziz dan rombongan yang masih dadurat karena masih ada pertempuran di perbatasan memaksa tentara Mesir ikut mengawal dua buah kendaraan tempur lapis baja (APC)  jenis Humvee.
DelegasiMesir2a
Abdul Rahim (dua dari kiri) bersama Ku Jaafar Ku Shaari dan Anwar Al Agha (kiri) disambut Wakil Pemerintah Palestina di Gaza

Bahkan saat dihubungi Koran Utusan Melayu Malaysia,  masih dapat didengar secara jelas suara tembakan berulang-ulang.
“Situasi keamanan selama menuju ke Gaza sangat buruk karena pertempuran sengit sedang meletus tetapi saya mengucapkan jutaan terima kasih kepada pemerintah Mesir karena memberi perlindungan terbaik buat kami.
“Apa yang penting saya bersama Duta Malaysia dan Palestina sudah berhasil memasuki Gaza untuk melanjutkan misi rakyat Malaysia meskipun perbatasannya adalah nyawa kami sendiri,” katanya dikutip Utusan Melayu.
Disertai doa khusus 28 juta rakyat Malaysia, Abul Aziz mengepalai tim misi menuju Gaza beranggotakan dokter-dokter spesialis, relawan kemanusiaan, petugas media disertai juga oleh perwakilan dari dua organisasi LSM MAPEM [Dewan Konsultasi Organisasi Islam Malaysia] dan MERCY Malaysia.
Seperti diketahui, dibanding Indonesia, Malaysia adalah satu negara tetangga yang relatif peka dengan segala persoalan menyangkut perkembangan dunia Islam.*

Sumber: Hidayatullah