Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seluruh Peserta Lulus Test Administrasi, Kafilah Aceh di Jambi Siap Tanding


Dr Jabbar Sabil MA sedang membimbing peserta MQK dari Aceh
Jambi - Sebanyak 41 peserta dari kontingen Aceh yang akan berlaga di Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional ke V di Jambi seluruhnya dinyatakan lulus berkas administrasi oleh panitia pelaksana MQK.

“Ini membuktikan bahwa seleksi lokal yang diselenggarakan oleh Kemenag Aceh untuk menjaring peserta MQK dari Aceh beberapa waktu lalu telah dilakukan secara jujur dan professional. Tidak ada penambahan ataupun pengurangan umur”, ujar ketua kontingen Aceh, Drs. H. Rusdy Hamzah yang juga kepala seksi pendidikan pesantren di Kanwil Kemenag Aceh.

Setelah dinyatakan lulus syarat administratif, bendera kafilah Aceh dikibarkan di lapangan utama Pondok Pesantren As’ad, Kota Jambi. Mendengar pengumuman ini, peserta dari Aceh semakin termotivasi untuk meraih hasil maksimal. Hingga saat ini, peserta dari Aceh dibawah bimbingan para pelatih yang kompoten terus mengulang-ulang kitab-kitab yang akan diperlombakan dalam musabaqah.

Info yang beredar di kalangan kafilah Aceh, lawan terberat Aceh di even ini adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, NTB dan Jawa Barat. Kendati demikian, tanpa meremehkan provinsi lainnya, seluruh peserta dan pelatih optimis Aceh akan bisa meraih hasil maksimal pada even kali ini.

Apalagi, para peserta dari Aceh di Jambi disertai para pelatih yang berasal dari alumnus Universitas Al-Azhar Mesir dan alumnus Dayah Salafi di Aceh, seperti Ustaz Edi Saputra, Lc, MA, Israr Hardayadi, MA, Mukhlisuddin Marzuki, MA, Dr Jabbar Sabil, MA, Alfirdaus Putra, SH.I, Saifullah, Lc, MA, Muzakkir, S.Ag, Mulyadi Nurdin, Lc, MH, Abdul Razak, Lc, MA, dan Nurul Hasanah Alhafizah.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Ibnu Sa’dan, M.Pd juga telah tiba di Jambi pada Selasa pagi, (2/9). Sesaat setelah tiba di Jambi, Ibnu Sa’dan langsung mengunjungi pemondokan kafilah Aceh di MTsN Olak Kemang Kota Jambi. Dalam perbincangannya dengan peserta dan pelatih, Ibnu Sa’dan menaruh harapan agar kafilah Aceh bisa mempertahankan juara V Nasional seperti tiga tahun lalu saat MQKN diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Bahkan, kalau bisa kita berjuang memperebutkan peringkat 3 besar”, ujar Ibnu Sa’dan didamping Kabag TU Habib Badaruddin S.Sos dan Kabid PD Pontren H.Abrar Zym, S.Ag.

Ajang MQKN ke V di Jambi yang mengangkat tema “Dari Pesantren untuk Bangsa”, selain melaksanakan agenda lomba baca dan memahami kitab kuning dan lomba debat bahasa Arab, juga diselenggarakan serangkaian kegiatan lainnya seperti Halaqah pimpinan Pondok Pesantren se-Indonesia, Konferensi Internasional Pondok Pesantren, bazar dan pameran produk Pondok Pesantren, diskusi kepesantrenan dan kitab kuning. [Zulkhairi]