Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jelang MUBES, Sejumlah Calon Ketua IKAT Aceh Bermunculan


Banda Aceh - Seiring berakhirnya masa jabatan Tgk. H. M. Fadhil Rahmi Periode 2012-2015, Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh bersiap melaksanakan Musyawarab Besar (MUBES) II sebagai wadah suksesi kepemimpinan internal IKAT.
Pergantian Ketua melalui Musyawarah Besar IKAT merupakan amanat dari ad/art yang telah disepakati ketika Fadhil Rahmi dilantik sebagai ketua pada akhir tahun 2012. Alumni Universitas Al Azhar kairo ini merupakan ketua IKAT kedua setelah sebelumnya IKAT dipimpin oleh Tgk. H. Muslem Daud.
Ikatan Alumni Timur Tengah merupakan wadah berkumpulnya masyarakat Aceh yang pernah melakukan studi di berbagai Negara di Timur Tengah, seperti Mesir, Sudan, Maroko, Tunisia, Madinah, Qatar, Yordania, Mekkah, Yaman, dan lain lain. Saat ini, menurut data yang paling mutakhir, ada sekitar 500 alumni Timur Tengah yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Aceh.
Dalam kapasitasnya sebagai ketua panitia, Muhammad Fadhillah, MUs. menyebutkan bahwa wacana melangsungkan Mubes kali ini sudah berlangsung tiga bulan. Segala persiapan telah rampung, hanya menunggu acara puncak pada 8 Agustus 2015 yang akan dilangsungkan di Gedung Sultan Selim II, Banda Aceh.
Beberapa kandidat sudah bermunculan untuk menyemarakkan Mubes kali ini. Nama Tgk. Fadhil Rahmi kembali masuk menjadi kandidat ketua. Selain itu, beberapa tokoh IKAT lain bermunculan sebagai pesaing Tgk. Fadhil, seperti Tgk. Masrul Aidi,  Tgk. Mizaj Iskandar, Tgk. M. Fadhil dan Tgk. Firdaus. Siapa yang akan menjadi ketua IKAT akan ditentukan melalui hasil musyawarah anggota pada hari Mubes. Demikian penjelasan Fadhillah.
Didampingi Syafruddin, Lc. sebagai Ketua Humas Panitia, Fadhillah menyebutkan bahwa 70 % anggota IKAT telah melakukan konfirmasi untuk hadir. Menurut Syafruddin, Mubes kali ini tidak hanya soal pergantian Ketua. Pelaksanaannya akan diiringi dengan Silaturahmi Akbar dengan berbagai organisasi dan intansi, kemudian juga diisi dengan Launching program Tahsin Al Quran dan Islamic Centre IKAT.
M. Fadhil Rahmi sebagai calon ketua incumbent mengajak seluruh anggota IKAT untuk hadir pada acara Mubes kali ini. Menurutnya, kuantitas anggota IKAT harus bisa dimaksimalkan untuk menunjang berbagai aktivitas keagamaan. IKAT bisa bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengokohkan perjuangan penegakan Syariat Islam di Aceh. Selain itu, menurut Fadhil, Lulusan Timur Tengah memiliki kapabelitas yang bisa diandalkan untuk dunia pendidikan di Aceh. Oleh karena itu, perlu disusun kesamaan visi dan misi sesama anggota agar gaung IKAT semakin menonjol, tentu tanpa melupakan keterlibatan pihak lain.

Penanggung jawab acara, M. Fadhil Abdul Jalil yang turut dicalonkan sebagai ketua menyebutkan bahwa Gubernur diagendakan akan membuka dan meluncurkan program Tahsin dan IC IKAT. Selain itu sambung Fadhil, sesepuh IKAT dan beberapa tokoh pemerintah dan non pemerintah telah menyatakan diri untuk hadir pada acara Mubes IKAT II 2015. [zk]