Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Anis Matta Akan Beri Orasi Arah Baru Indonesia di Banda Aceh



Suara Darussalam, Banda Aceh – Inisiator Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi), Muhammad Anis Matta direncakan akan memberikan kuliah umum di Banda Aceh tentang arah baru Indonesia yang digagasnya bersama Fahri Hamzah.

Informasi mengenai kedatangannya Anis Matta disampaikan Ketua Umum Garbi Aceh, Ustaz Dr. Salman Syarifuddin Alhafizh, MA kepada sejumlah media di Banda Aceh melalui siaran pers, Jum’at, (28/6).

Orasi ini, kata Ustaz Salman, akan dihadiri oleh para peminat ide-ide dan gagasan arah baru Indonesia dari seluruh Aceh dan dilaksanakan pada hari Minggu 30 Juni 2019 pukul 14.00 s/d selesai di Asrama Haji Banda Aceh.

“Selain peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh, orasi arah baru Indonesia oleh Anis Matta ini juga akan dihadiri oleh tokoh-tokoh Aceh, aktivis dan mahasiswa, “ ujar Ustaz Salman.

Ustaz Salman juga menjelaskan, acara ini diselenggarakan oleh pengurus wilayah Garbi Aceh dalam serangkaian kegiatan halal bi halal Anis Matta se-Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dimulai dari Riau, Sumatera dan Aceh.

“Anis Matta akan menyampaikan buah pikir dan gagasannya mengenai arah baru Indonesia yang digagasnya selama ini untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang masuk dalam lima besar kekuatan dunia. Baik segi ekonomi, politik, pendidikan maupun militer, “ terang Ustaz Salman.

Apalagi, tambah Ustaz Salman, Aceh dahulunya merupakan kerajaan Islam nomor lima terbesar di dunia sehingga ide-ide dan gagasan Anis Matta menjadi sangat relevan disampaikan di Aceh. Sebab, tambahnya, gagasan Indonesia masuk dalam negara nomor lima terbesar di dunia dapat mengingatkan masyarakat Aceh terhadap romantisme sejarah masa lalu.  

Oleh sebab itu, kata Ustaz Salman, sebagai inisiator arah baru Indonesia, nantinya Anis Matta akan menginternalisasi dan memperdalam ide arah baru Indonesia kepada seluruh masyarakat Aceh. [siaran pers]


Posting Komentar untuk "Anis Matta Akan Beri Orasi Arah Baru Indonesia di Banda Aceh"