Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akibat Dosa, Pesan Dakwah 16 Rabbiul Akhir 1442H

 


Pesan Dakwah 16 Rabbiul Akhir 1442H

By: Prof. Venii Hadju


AKIBAT DOSA

Banyak orang yang tidak takut berdosa. Mengerjakan hal yang dilarang. Membuat permusuhan dengan saudaranya. Menolak kebenaran. Bergunjing atau menceritakan aib saudaranya. Melawan orang tua yang membesarkannya atau menolak nasehatnya. Mengambil hak orang lain dengan sengaja. Dan berbagai dosa lainnya. Namun mereka merasa tidak berbuat dosa. Apalagi mereka merasa benar dan aman dari azab Allah.


Azab Allah bisa saja tidak datang dalam bentuk fisik seperti penyakit atau bencana alam. Azab Allah bisa datang dalam wujud lalai dalam beribadah, tidak sempat berdzikir, sulit bangun di tengah malam, tidak paham akan petunjuk Allah dan sebagainya. Bahkan Allah membiarkan hamba-Nya terus berdosa agar azab di akhirat bertambah berat.


Meninggalkan dosa adalah perintah Allah yang harus disegerakan. Sudah cukup Firaun menjadi contoh. Beberapa kali diingatkan Allah lewat Nabi Musa alahissalam, tetapi tetap ingkar. Saat nyawanya sudah di kerongkongan baru mau beriman. Sudah terlambat. Allah menghendaki kita bertobat saat nikmat umur masih ada. Kalau Allah menimpakan azab maka tidak ada satupun yang bisa menolaknya.


Maha Benar Allah dengan firman-Nya: Wa iyyamsaskallaahu bidhurrin falaa kaasyifa lahuu illaa huwa wa iyyuridka bi khairin falaa raadda lifadhlihii. (QS Yunus 10:107). 

Artinya: Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya.


JAUHILAH DOSA DALAM HIDUPMU DAN JANGAN TERLAMBAT BERTOBAT.

Posting Komentar untuk "Akibat Dosa, Pesan Dakwah 16 Rabbiul Akhir 1442H"