Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Drone Turki Hancurkan Senjata Canggih Rusia di Medan Tempur Ukraina

 

Bayraktar TB2 milik tentara Ukraina terlihat menghancurkan howitzer Rusia di Donbass dalam tangkapan layar yang diperoleh pada 27 Oktober 2021.

SuaraDarussalam - Lagi-lagi video unmanned combat aerial vehicle (UCAV) buatan Turki yakni Bayraktar TB2 menghancurkan kendaraan darat buatan Rusia viral di media sosial.

Rekaman itu, menunjukkan pemandangan yang akrab dari Suriah dan Azerbaijan, kali ini dibagikan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina pada hari Selasa.

Itu adalah penempatan pertama drone tempur Bayraktar TB2 oleh tentara Ukraina – yang memiliki beberapa di antaranya dalam inventarisnya – untuk menghancurkan howitzer yang digunakan oleh separatis pro-Rusia di Donbass.

Bayraktar TB2 digunakan untuk pertama kalinya untuk memaksa separatis mematuhi gencatan senjata, kata angkatan bersenjata dalam sebuah pernyataan Facebook.

Satu tentara Ukraina tewas dan dua lainnya terluka oleh howitzer, kata pernyataan itu.

Kremlin mengatakan pada hari Rabu bahwa ketakutannya tentang keputusan Turki untuk menjual pesawat tak berawak ke Ukraina sedang direalisasikan dan bahwa pesawat tak berawak Turki berisiko mengacaukan situasi di Ukraina timur.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengomentari laporan media bahwa pasukan pemerintah Ukraina telah berhasil mengerahkan drone Bayraktar TB2 buatan Turki untuk menyerang posisi di Ukraina timur yang dikendalikan oleh separatis yang didukung Rusia.

Pasukan Rusia mencaplok Semenanjung Krimea dari Ukraina pada Februari 2014, dengan Presiden Vladimir Putin secara resmi membagi wilayah itu menjadi dua subjek federal terpisah dari Federasi Rusia pada bulan berikutnya.

Turki dan AS serta Majelis Umum PBB memandang pencaplokan itu sebagai tindakan ilegal.

Pertempuran antara pasukan pemerintah Ukraina dan separatis pro-Rusia di Donbass telah menyebabkan lebih dari 13.000 orang tewas sejak 2014, menurut PBB.

Wilayah ini merupakan salah satu dari beberapa sumber gesekan antara Rusia dan Ukraina.

Ukraina sebelumnya mengoperasikan drone tempur Turki, menggunakan amunisi pintar terbaru oleh raksasa pertahanan Turki lainnya, Roketsan selama latihan militer Sea Breeze 2021 pada bulan Juni.

Tentara Ukraina, baik angkatan darat maupun angkatan laut memiliki Bayraktar TB2 – diproduksi oleh Baykar – dalam inventarisnya.

Bayraktar TB2 telah dijual ke negara-negara termasuk Ukraina , Qatar , Azerbaijan dan Polandia. Pada bulan Mei, Polandia menjadi negara anggota Uni Eropa dan NATO pertama yang memperoleh drone dari Turki .

Arab Saudi juga dikatakan tertarik membeli drone Turki . Latvia juga mengisyaratkan bahwa itu bisa menjadi negara anggota Uni Eropa dan NATO kedua yang mengakuisisi UCAV Turki . Albania dan Kirgistan juga telah menunjukkan minat untuk mencapai kesepakatan untuk mendapatkan TB2 Bayraktar. Sumber: Daily Sabah


Posting Komentar untuk "Drone Turki Hancurkan Senjata Canggih Rusia di Medan Tempur Ukraina"